TREND PEMBELAJARAN ABAD 21

wshafta41

TREND PEMBELAJARAN ABAD 21

Adanya pandemi Covid-19 memaksa seluruh kehidupan menjadi tidak menentu ke masa depannya. Tidak terkecuali dengan dunia pendidikan mengalami masalah serius dengan proses pendidikan di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut Sekolah Islam Shafta mengadakan kegiatan Webinar Shafta denga tema Trend Pembelajaran Abad 21. Acara ini dipusatkan di gedung Multi fungsi dengan protokol kesehatan dan dilakukan secara daring. Acara ini diikuti Ketua Yayasan Al Insanul Kamil beserta staf, Kepala SMP-SMA Shafta, seluruh guru Sekolah Islam Shafta dan peserta Webinar Shafta

Acara dibuka dengan doa dan dilanjutkan dengan sambutan ketua Yayasan Al Insanul Kamil. Acara dilanjutkan dengan paparan materi tentang Trend Pembelajaran Abad 21. Narasumber yang mengisi Webinar Shafta yaitu Prof. Dr. Ali Mudhofir, M.Ag. Guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Ketua LPM UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pemaparan dibuka dengan sejarah orang islam yang mempunyai ilmu kedokteran seperti Ibnu Sina dan tokoh-tokoh Islam lainnya dengan spiritualnya. Pentingnya penguatan karakter menjadi sangat penting di era pandemi yang menimbulkan banyak persoalan. Munculnya tantangan dunia pendidikan seperti new global, AFTA, AEC. 4 keterampilan mahasiswa yang diajarkan seperti kolaborasi keterampilan, keterampilan komunikasi, inovasi dan kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah.

Anak-anak dilatih dengan kritis terhadap masalah dan mampu mengatasi masalah.” Era zaman sekarang adalah zamanya orang-orang bersama bukan zamannya sendiri,” jelasnya.  Lebih lanjut dikatakan 18 nilai karakter menurut Kemdikbud  yang dikembangkan di pendidikan Indonesia. Pembinaan karakter seperti yang ditulis Al Ghozali juga menjadi acuan bagi pendidikan.

Pembentukan karakter yang lain seperi melihat yang baik, apa yang kita pikir, lalu apa yang kita lakukan , dilakukan berulang-ulang dan menjadi perilaku pribadi seseorang. 4 jenjang belajar menurut Unesco yaitu belajar untuk tahu, belajar untuk bisa melakukan, belajar untuk menjadi ahi dan belajar untuk hidup bersama. Kaitan nilai-nilai karakter life skill seperti generic soft skill dan specific life skill. Lebih lanjut Ali Mudhofir menyampaikan tentang strategi pembelajaran yang kaya nilai karakter seperti pemecahan masalah, kerjasama, CTL dan pencarian informasi.

Acara webinar semakin menarik dengan tanya jawab melalui daring,  narasumber menjelaskan dengan memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan acara webinar shafta memberikan solusi dan sekaligus merubah mindset untuk memajukan pendidikan sekaligus melakukan perubahan pembelajaran di abad 21.

Author

Latest Post

Jazz