Model Jaringan Komputer

0_QtcVqJSW6C9XIORT

Pengertian Model OSI

Model OSI (Open Systems Interconnection) adalah model konseptual yang dibuat oleh International Organization for Standardization (ISO) untuk menjelaskan bagaimana sistem komunikasi jaringan berlangsung dalam 7 lapisan (layer) yang berbeda.

Tujuan utama model OSI:

  • Menstandarkan proses komunikasi jaringan

  • Memudahkan perancangan dan troubleshooting jaringan

  • Membagi fungsi jaringan menjadi bagian yang terstruktur

7 Layer pada Model OSI

Urutan layer dari bawah ke atas:

Physical Layer (Layer 1)

Fungsi: Mengirimkan data dalam bentuk bit (0 dan 1) melalui media fisik.

Contoh:

  • Kabel UTP, fiber optik

  • Tegangan listrik, sinyal radio

  • Hub

Fokus pada: sinyal, konektor, topologi fisik.

Data Link Layer (Layer 2)

Fungsi: Mengatur pengiriman data antar perangkat dalam satu jaringan lokal.

Tugas utama:

  • Framing (membentuk frame)

  • Deteksi error

  • Pengalamatan MAC Address

Contoh perangkat:

  • Switch

  • Bridge

Network Layer (Layer 3)

Fungsi: Menentukan jalur pengiriman data antar jaringan.

Tugas utama:

  • Routing

  • Pengalamatan IP

  • Menentukan rute terbaik

Contoh perangkat:

  • Router

Protokol umum:

  • IP (Internet Protocol)

Transport Layer (Layer 4)

Fungsi: Mengatur komunikasi end-to-end dan memastikan data sampai dengan benar.

Tugas utama:

  • Segmentasi data

  • Kontrol aliran

  • Koreksi error

Protokol utama:

  • TCP (Transmission Control Protocol)

  • UDP (User Datagram Protocol)

Session Layer (Layer 5)

Fungsi: Mengelola sesi komunikasi antar perangkat.

Tugas:

  • Membuka sesi

  • Mengelola sesi

  • Menutup sesi

Contoh:

  • Login session

  • NetBIOS session

Presentation Layer (Layer 6)

Fungsi: Menerjemahkan, mengenkripsi, dan mengompresi data.

Tugas:

  • Enkripsi dan dekripsi

  • Konversi format data

  • Kompresi data

Contoh:

  • SSL/TLS

  • Format JPEG, MP3

Application Layer (Layer 7)

Fungsi: Layer yang langsung berinteraksi dengan pengguna.

Contoh protokol:

  • HTTP

  • FTP

  • SMTP

  • DNS

Contoh aplikasi:

  • Browser

  • Email client