Siswi inspiratif SMA SHAFTA, hebat di akademik dan aktif di organisasi. Di antara ribuan pelajar yang tersebar di seluruh penjuru negeri, nama Rida Talita Yasmin mencuat sebagai salah satu bintang muda yang bersinar terang di panggung Sains Nasional. Siswi Kelas XI-1 SMA SHAFTA ini berhasil menorehkan prestasi yang tak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga mengharumkan nama almamater tercintanya. Pada tahun 2026, Rida meraih Medali Emas dalam Olimpiade Sains Siswa Nasional (OSSAN), sekaligus menyabet Juara 1 Nasional pada Kompetisi SAINS Nasional SGI 2026 untuk dua mata pelajaran sekaligus, yakni Fisika dan Kimia. Sebuah trifecta prestasi yang luar biasa, dan menjadi bukti nyata bahwa dedikasi serta kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.
Pencapaian Rida semakin memukau karena ia meraih semua itu bukan dalam kondisi yang sederhana. Di pundaknya saat ini tersandang amanah yang tidak ringan, ia dipercaya sebagai Ketua OSIS SMA SHAFTA periode 2025/2026. Seorang pelajar yang memimpin organisasi tertinggi siswa di SMA SHAFTA, sekaligus berdiri di podium kejuaraan nasional, gambaran yang begitu jarang, namun nyata terwujud dalam diri Rida.
Kisah gemilang Rida bukan muncul tiba-tiba. Ia adalah buah dari perjalanan panjang yang dimulai jauh sebelum jejak prestasi nasional itu terukir. Rida merupakan alumni SMP SHAFTA, dan sejak masa SMP pun ia telah menunjukkan semangat yang membara dalam dua bidang sekaligus dalam organisasi dan olimpiade sains. Ia aktif di OSIS SMP SHAFTA, memupuk jiwa kepemimpinan sejak usia belia, sembari mulai mengasah kemampuan akademiknya melalui berbagai ajang kompetisi.
Ketika melanjutkan pendidikan ke SMA SHAFTA, Rida tidak mengendurkan langkah. Ia memilih untuk tetap hadir di keduanya sebagai aktivis organisasi dan sebagai kompetitor sains. SMA SHAFTA sendiri memberikan fasilitas berupa bimbingan olimpiade yang dimana memudahkan para siswa yang berminat olimpiade untuk mendapatkan informasi lomba secara cepat dan terstruktur. Melalui bimbingan olimpiade itulah Rida kerap mendapatkan informasi terkait berbagai ajang kompetisi, jauh sebelum ia duduk di kelas XI. Bimbingan dari para ustadz dan ustadzah yang berdedikasi pun menjadi energi tambahan yang mengantarkan Rida ke puncak prestasi.
Bagi sebagian orang, memilih antara akademik dan organisasi adalah sebuah dilema. Namun bagi Rida, keduanya adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Ia dengan tegas mematahkan anggapan bahwa seseorang harus mengorbankan salah satu untuk meraih yang lain, “Saya ingin membuktikan bahwasannya kita bisa berprestasi tanpa memilih salah satu dari Akademik atau mengikuti organisasi itu sendiri, karena menurut saya pengalaman itu sangat penting untuk masa depan kita. Justru bisa menyeimbangkan antara Akademik maupun organisasi, maka bisa jadi nilai lebih dari kita sendiri”, ujar Rida.
Rida juga meyakini bahwa berorganisasi mengajarkan sesuatu yang tidak bisa didapatkan hanya dari dalam kelas, diantaranya komunikasi, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Baginya, mereka yang sudah merasa cukup berprestasi secara akademik namun enggan berorganisasi, hanya perlu satu hal yakni bertanya pada diri sendiri, apakah mereka sanggup dan siap bertanggung jawab atas pilihan itu dan jika jawabannya iya, maka tidak ada alasan untuk tidak mencoba.
Baca Juga: Siswi SMA SHAFTA Mencetak Prestasi Gemilang di Tingkat Nasional
Lantas bagaimana Rida membagi waktu? Jawabannya ternyata sesederhana yang dibayangkan, namun membutuhkan komitmen yang tidak semua orang sanggup mempertahankan. Setiap hari, Rida menyusun daftar prioritas berdasarkan tenggat waktu masing-masing tugas dan kewajiban, yang ia catat dengan rapi di ponselnya, “Kuncinya itu ketika waktunya belajar kita harus fokus belajar, dan ketika waktu berorganisasi kita harus optimal dalam melakukan tanggung jawab tersebut. Intinya kita harus bisa memanfaatkan waktu dengan disiplin dan konsisten”, ujar Rida. Disiplin dan konsistensi adalah dua kata yang mudah diucapkan, namun teramat berat untuk dijalani hari demi hari. Namun Rida membuktikan bahwa dengan tekad yang kuat, keduanya bisa menjadi kebiasaan yang alami dan menghasilkan buah yang luar biasa
Rida mengaku bahwa pengalaman paling berkesan selama bersekolah di SHAFTA adalah ketika ia pertama kali memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya. Ia mulai berani mengikuti lomba, memimpin kegiatan, bahkan menghadapi kegagalan-kegagalan yang sempat mengguncang kepercayaan dirinya. Namun dari setiap kegagalan itulah Rida justru belajar hal yang paling berharga yakni bahwa jatuh dan bangkit adalah bagian tak terpisahkan dari proses pembentukan karakter dan mental yang sesungguhnya.
“Sekolah SHAFTA selalu membuka ruang untuk saya berkembang dari bidang Akademik maupun organisasi. Dari ustadzah-ustadznya sangat mendukung dengan memberikan kepercayaan bahwa setiap siswa-siswi di SMA SHAFTA pasti memiliki potensi masing-masing. Dukungan tersebutlah yang membuat saya berani mencoba dan belajar sesuatu hal”, ujar Rida. Rida merasa bersyukur telah berproses di Sekolah Islam SHAFTA sejak jenjang SMP hingga SMA. Ia memandang perjalanan itu bukan sekadar menimba ilmu akademik, melainkan juga menemukan jati diri yang sesungguhnya yang dibentuk oleh sosok-sosok guru yang tulus, para ustadz dan ustadzah yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan mempercayai potensi setiap muridnya.
Bagi Rida, prestasi bukan hanya tentang piala yang dipajang di lemari atau piagam yang dibingkai di dinding. Lebih dari itu semua, prestasi adalah tentang proses, bagaimana seseorang berjuang, belajar dari kesalahan, dan terus bergerak maju meskipun jalan tidak selalu mulus. Kepada adik kelas dan teman-temannya, Rida menitipkan pesan yang lahir dari pengalaman hidupnya sendiri “Untuk teman-teman, jangan takut mencoba hal baru dan jangan minder atas kemampuan diri sendiri, karena setiap orang memiliki prosesnya masing-masing. Ketika hari ini biasa saja, bukan berarti esok hari tidak bisa menjadi luar biasa. Selain itu, harus disiplin dan berani keluar dari zona nyaman”, ujar Rida. Pesan tersebut sederhana, namun sarat makna. Sebuah pengingat bahwa kehebatan tidak datang sekaligus, ia dibangun perlahan, dari setiap langkah kecil yang diambil dengan keberanian dan kesungguhan hati.
“Buat kalian yang masih bingung cari sekolah SMA, menurut saya SMA SHAFTA sangat mendukung perkembangan saya selama sekolah di SHAFTA. Saya selalu disuport untuk berprestasi dan aktif mengikuti organisasi. Di SMA SHAFTA tidak hanya semata-mata pendidikan saja, akan tetapi agamanya juga unggul dan kuat. Saya merasa terbantu memiliki wawasan yang lebih terkait pondasi agama saya”, ujar Rida.
Kesaksian Rida ini bukan sekadar basa-basi. Ia adalah cerminan nyata dari apa yang bisa terjadi ketika seorang pelajar berada di lingkungan yang tepat dan lingkungan yang percaya pada potensinya, mendukung pertumbuhannya, dan memberinya ruang untuk menjadi versi terbaik dirinya sendiri.
Kisah Rida Talita Yasmin adalah undangan bagi setiap anak muda yang bermimpi besar untuk berani melangkah. SMA SHAFTA hadir sebagai rumah bagi siswa-siswi yang ingin tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, matang dalam kepemimpinan, dan kokoh dalam pondasi keimanan. Di sinilah potensi-potensi terbaik dipupuk dan dinyalakan. Jika kamu bermimpi untuk berprestasi, memimpin, dan menjadi pribadi yang bermakna, maka di SMA SHAFTA adalah tempatnya. SMA SHAFTA menunggumu. Daftarkan dirimu sekarang, dan mulailah menulis kisah suksesmu sendiri.
____________________________________________________________________________________________________________
SPMB SMP-SMA SHAFTA 2026/2027
Telepon: 0811-32-177-00









