ondok Ramadan di hari kedua untuk siswa putra materi yang disampaikan berkaitan dengan tata cara sholat saat sakit. Menurut ustad Hasyim masih banyak ditemukan selama pelajaran melakukan dengan shalat. Hal ini menjadi pertanyaan mengapa dilakukan dengan duduk padahal sholat seharusnya dengan berdiri.
Sementara itu di hari kedua ustad Nur Hasyim menjabarkan tentang sholat saat sakit. “ Orang yang sholat di bis ataupun di kereta harus tetap berdiri, tidak boleh sambil duduk karena tidak sah sholatnya.” ujar ustad Hasyim
Lebih lanjut ustad Hasyim menjelaskan materinya dengan video tutorial tentang tata cara sholat yang dilakukan dengan duduk di tempat tidur, miring dan terlentang. Melalui tutoriall ini seluruh siswa memahami bagaimana seandainya sakit dan harus tetap sholat. Ditambahkan lagi ustad Hasyim menjelaskan tata cara berwudu dengan air terbatas.
“ Menjenguk orang sakit hukumnya sunnah, 70 ribu malaikat meminta ampunan bagi orang yang menjenguk di siang hari dan 70 ribu malaikat meminta ampunan pada malam hari.” Ujarnya.
Etika menjenguk orang sakit yaitu memberi harapan akan sembuh. Tidak berlam-lama dengan si sakit. Bila ada tanda-tanda meninggal dihadapkan ke kiblat, menuntun kalimat tauhid dan tidak diulang-ulang kecuali si sakit berbicara atau memnca dzikir yang lain. Membaca surat yaasin dan ar ra’du, diberi air minum dan wajib diberi, si sakit suci dari hadas.
Bila telah wafat matanya dipejamkan. Bila kesulitam dengan air hangat tidak bisa,ditarik ibu jari kaki dan tangan mayit kedua mengikat dagu dengan sorban atau kain. Melemaskan semua persendian dengan menekuk semua persendian. Langkah slanjutnya melepas semua pakaian dan ditutup kain tipis. Menaruh di dipan tanpa alas, taruh benda ½ ons di atas perut supaya tidak kembung. Menaburkan wewangian atau bakar dupa. Segera membayar hutangnya. Umumkan kematiannya.
Cara memandikan jenazah, najisnya disucikan dan meratakan air di seluruh tubuhnya. Yang memandikan wanita atau mahromnya. Untuk laki-laki hanya suaminya. Kalau pria yang meninggal memandikan yaitu istri dan punya hubungan keluarga.
Persiapan memandikan yaitu siapkan tempat tertutup dan beratap, ditutupi kain tipis. Tebar mewangian , tutup wajahnya , sebaiknya dipangku 3 orang, yang memandikan yang amanah
Ukuran minimal memandikan yaitu membersihkan seluruh najis lalu ratakan air ke seluruh tubuh. Jika ingin sempurna, bersihkan kotoran, menyentuh aurat wajib menggunakan alas. Bersihkan seluruh najis, dubur gigi dan mulut dengan jari telunjuk, mayit lalu diwuduhi.
Tata cara memandikan yaitu seluruh tubuh disabuni dan dibilas dengan air bersih. Jika ada rambut rontok wajib ikut dikubur. Dibilas dengan air bersih. Dimiringkan ke kanan untuk menyiram di punggung. Memandikan dicambur dengan daun bidara atau kapur barus. Bentuk kain kafan dan penyusunan kainkafan antara laki dan perempuan berbeda.
Hal terakhir tentang ketentuan sholat jenazah. Wajib punya wudhu, mayit sudah suci, semua benda yan berhubungan dengan mayit harus suci. Mayit lakik-laki sunnah sejajar pundak mayit. Jika perempuan di tengah-tengah, memperbanyak 3 shaf. Posisi kepala mayit, rukun shalat jenazah. Materi selanjutnya kegiatan selama di pekuburan yang dijelaskan narasumber dengan gamblang dan diberikan video yang memudahkan materi bisa dipelajari dengan cepat.













