Pertumbuhan pada tumbuhan adalah penambahan ukuran (kuantitatif) yang permanen dan irreversible, seperti tinggi batang atau panjang akar, yang terjadi karena pembelahan dan pembesaran sel. Sementara itu, perkembangan adalah proses menuju kedewasaan (kualitatif) yang bersifat reversibel dan ditandai dengan munculnya struktur atau fungsi baru, seperti pembentukan bunga dan buah. Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, yakni
faktor internal diantaranya genetik dan hormon (auksin, giberelin, sitokinin)
- auksin (merangsang pemanjangan sel, pembentukan akar, dan dominasi apikal),
- giberelin (memicu pemanjangan batang, perkecambahan biji, dan pembungaan),
- sitokinin (memacu pembelahan sel dan pertumbuhan tunas),
- etilen (mempercepat pematangan buah dan penuaan daun),
- asam absisat (menghambat pertumbuhan dan menyebabkan dormansi biji).
faktor eksternal meliputi cahaya matahari, air, suhu, kelembapan, tanah, dan nutrisi.
- Cahaya Matahari: Penting untuk fotosintesis.
- Air: Diperlukan untuk fotosintesis, perkecambahan, dan pembelahan sel.
- Suhu: Memengaruhi proses fotosintesis, pernapasan, dan penyerapan air.
- Tanah: Sumber nutrisi dan mineral bagi tumbuhan.
- Nutrisi: Unsur-unsur penting yang diserap dari tanah.
- Kelembapan: Kondisi kadar air di udara yang memengaruhi transpirasi dan pembelahan













