Masa Praaksara

Screenshot_20-12-2025_75719_

Menjelajahi Jejak Waktu:Pembabakan Masa Praaksara Berdasarkan Geologi

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rupa bumi sebelum ada manusia? Berdasarkan ilmu geologi, sejarah pembentukan bumi dan perkembangan kehidupan di dalamnya dibagi menjadi beberapa zaman besar. Memahami pembabakan ini membantu kita menyadari betapa panjangnya proses yang dilalui planet kita hingga menjadi tempat yang layak huni.

Berikut adalah tahapan utama perkembangan bumi secara geologis:

1. Zaman Arkeozoikum (Zaman Tertua)

Pada masa ini, kerak bumi baru mulai terbentuk. Suhu bumi masih sangat panas dan belum ada tanda-tanda kehidupan sama sekali. Bumi lebih nampak seperti lautan lava yang mendidih.

2. Zaman Paleozoikum (Zaman Kehidupan Tua)

Bumi mulai mendingin dan benua raksasa bernama Pangaea mulai terbentuk. Di masa ini, kehidupan pertama muncul di samudera, mulai dari mikroorganisme hingga ikan tak berahang.

3. Zaman Mesozoikum (Zaman Reptil)

Zaman ini dikenal sebagai masa kejayaan dinosaurus. Benua Pangaea mulai terpecah, dan iklim bumi menjadi lebih bervariasi. Namun, masa ini berakhir secara dramatis dengan kepunahan massal dinosaurus yang membuka jalan bagi mamalia.

4. Zaman Neozoikum (Zaman Baru)

Zaman ini dibagi menjadi dua masa utama:

  • Tersier: Munculnya mamalia besar dan primata.
  • Kuarter: Masa yang paling penting bagi manusia. Pada kala Pleistosen, bumi mengalami zaman es yang mengakibatkan terbentuknya Paparan Sunda dan Sahul di wilayah Nusantara. Kemudian disusul kala Holosen di mana manusia modern (Homo sapiens) mulai muncul dan menetap hingga sekarang.

Memahami sejarah geologi ini memberi kita perspektif baru tentang tempat kita di alam semesta. Untuk ulasan yang lebih mendalam mengenai materi ini, Anda dapat mengunduh Materi Masa Praaksara berdasarkan Geologi.