Pada awal abad ke-20, para ilmuwan menemukan bahwa hukum fisika klasik tidak mampu menjelaskan perilaku cahaya dan partikel pada skala atom. Dari sinilah lahir fisika kuantum, yaitu cabang fisika yang mempelajari energi dan materi dalam skala sangat kecil.
Dalam konsep kuantum, energi tidak bersifat kontinu, melainkan terkuantisasi (tersusun dalam paket-paket energi tertentu). Selain itu, partikel seperti elektron dapat menunjukkan sifat gelombang, dan cahaya dapat bersifat sebagai partikel. Fenomena inilah yang menjadi dasar perkembangan teknologi modern seperti laser, LED, dan panel surya.
Untuk memahami lebih dalam mengenai konsep dasar, persamaan penting, serta berbagai fenomena kuantum, silakan akses materi lengkap melalui tautan berikut: http://iraly.my.canva.site/konsep-dan-fenomena-kuantum









