Kabar duka KH Abdullah Munif Marzuqi meninggal dunia, awalnya dibagikan oleh akun Instagram resmi dari Ponpes Langitan Widang @menaralangitan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kiai Abdullah Munif wafat saat dalam perawatan di Rumah Sakit di Purwakarta.
Jenazah Kiai Abdullah Munif masih dalam perjalanan untuk dibawa pulang ke Ponpes Langitan Widang.
Ponpes Langitan didirikan oleh KH. Muhammad Nur, seorang ulama yang masih keturunan Sunan Ampel.
“Semoga Allah mengampuni segala dosanya dan menerima segala amal baiknya,” tulis media center PCNU Tuban sebagaimana gambar yang dibagikan.
Pengasuh ponpes Langitan Widang, KH Abdullah Munif Marzuqi, meninggal dunia, Kamis (20/7/2023).
Untuk diketahui, Ponpes Langitan didirikan oleh KH. Muhammad Nur, seorang ulama yang masih keturunan Sunan Ampel.
Melansir dari jaringansantri.com, KH. Muhammad Nur mengajarkan ilmunya dan menggembleng keluarga dan tetangga dekat untuk meneruskan perjuangan dalam mengusir kompeni (penjajah) dari tanah Jawa.
KH. Muhammad Nur mengasuh pondok ini kira-kira selama 18 tahun (1852-1870 M), kepengasuhan pondok pesantren selanjutnya dipegang oleh putranya, KH. Ahmad Sholeh.
Setelah kira-kira 32 tahun mengasuh pondok pesantren Langitan (1870-1902 M.), KH. Ahmad Sholeh wafat dan kepengasuhan selanjutnya diteruskan oleh putra menantu, KH. Muhammad Khozin.
KH. Muhammad Khozin mengasuh pondok ini selama 19 tahun (1902-1921 M.).
Setelah beliau wafat matarantai kepengasuhan dilanjutkan oleh menantunya, KH. Abdul Hadi Zahid selama kurang lebih 50 tahun (1921-1971 M.), dan seterusnya kepengasuhan dipercayakan kepada adik kandungnya yaitu KH. Ahmad Marzuqi Zahid yang mengasuh pondok ini selama 29 tahun (1971-2000 M.) dan keponakan belau KH. Abdulloh Faqih yang memimpin pesantren selama 12 Tahun (2000-2012) sampai tahun 2012.
Setelah wafatnya beliau, kepengasuhan Langitan dipimpin oleh 6 Majelis Pengasuh diantaranya KH. Abdullah Munif, Marzuki, KH. Ubaidillah Faqih, KH. Muhammad Ali Marzuki, KH. Muhammad Faqih, KH. Abdullah Habib Faqih dan KH. Abdurrahman Faqih
Sumber: tribunnews.com












