Apakah kalian pernah membakar kertas? Kertas saat dibakar akan menjadi abu. Apakah abu hasil pembakaran kertas dapat diubah kembali menjadi kertas seperti semula? Tentunya tidak bukan. Reaksi tersebut digolongkan sebagai reaksi yang berlangsung searah atau tidak dapat balik (reaksi irreversible).
Apakah ada reaksi kimia yang dapat balik? Dalam kehidupan sehari-hari sulit menemukan reaksi yang dapat balik. Akan tetapi, di laboratorium maupun dalam proses industri banyak reaksi yang dapat balik. Reaksi yang dapat balik disebut reaksi reversible. Contohnya reaksi antara nitrogen dengan hidrogen membentuk amonia. Jika campuran gas nitrogen dan hidrogen dipanaskan, akan dihasilkan amonia. Persamaan reaksinya ditulis sebagai berikut.
N2 (g) + H2 (g) ⇌ 2NH3 (g)
Tanda “⇌” menunjukkan bahwa reaksi dapat balik, artinya produk reaksi dapat bereaksi kembali membentuk zat-zat pereaksi. Jika berlangsung dalam sistem tertutup, reaksi ini akan berakhir dengan keadaan setimbang. Kesetimbangan bersifat dinamis artinya reaksi tetap berlangsung tetapi tidak ada perubahan yang dapat diamati.
Karakteristik reaksi setimbang:
a. bersifat dinamis
b. laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri
c. Konsentrasi masing-masing zat selalu tetap
Hukum Kesetimbangan
Dalam keadaan setimbang, hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi dipangkatkan koefisiennya dibagi dengan hasil kali konsentrasi pereaksi dipangkatkan koefisiennya mempunyai nilai yang tetap.
Silahkan download materi di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut
https://drive.google.com/file/d/1Pk8Ek6WaseCdj-SkcAxgwJRjvPk79muB/view?usp=sharing










