Kalimat majemuk adalah kalimat yang tersusun atas dua klausa atau lebih. Setiap klausa minimal memiliki subjek (S) dan predikat (P). Dalam praktik berbahasa, terutama pada teks berita, artikel ilmiah, dan teks naratif, kalimat majemuk digunakan untuk menggabungkan beberapa gagasan agar penyampaian informasi menjadi lebih padat, runtut, dan logis.
Pengertian Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang digabungkan dalam satu kesatuan makna. Klausa-klausa tersebut dapat memiliki kedudukan setara atau tidak setara.
Setiap klausa dalam kalimat majemuk:
1. Memiliki unsur S–P
2. Menyatakan satu peristiwa atau keadaan
3. Berhubungan secara makna dengan klausa lainnya
Jenis-Jenis Kalimat Majemuk
A. Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang klausa-klausanya memiliki kedudukan sejajar dan tidak saling bergantung. Masing-masing klausa dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.
Konjungsi yang Digunakan
1) dan, serta → penambahan
2) atau → pilihan
3) tetapi, namun → pertentangan
4) lalu, kemudian → urutan
5) melainkan → pengingkaran
Struktur Umum
- Klausa 1 + Konjungsi Koordinatif + Klausa 2
-
Pola: S–P + dan/tetapi/atau + S–P
Contoh
1. Dia belajar dan adiknya bermain.
2. Cuacanya cerah, tetapi angin bertiup sangat kencang.
3. Kamu bisa datang sekarang atau menunggu sampai besok.
B. Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang klausa-klausanya memiliki kedudukan tidak sejajar. Terdapat induk kalimat dan anak kalimat.
Konjungsi yang Digunakan
-
karena, sehingga → sebab–akibat
-
ketika, setelah, sebelum → waktu
-
jika, apabila, bila → syarat
-
agar, supaya → tujuan
-
meskipun, walaupun → pertentangan
Struktur Umum
-
Induk Kalimat + Konjungsi Subordinatif + Anak Kalimat
-
atau
-
Konjungsi + Anak Kalimat + Induk Kalimat
Contoh
1. Saya tetap berangkat meskipun hujan turun.
2. Dia belajar keras agar bisa lulus ujian.
3. Jika kamu datang lebih awal, kita bisa berangkat bersama.
C. Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat majemuk campuran adalah kalimat yang terdiri atas lebih dari dua klausa dan merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat sekaligus.
Ciri-ciri
1. Mengandung konjungsi koordinatif dan subordinatif
2. Memiliki klausa setara dan klausa bertingkat
3. Menyatakan hubungan makna yang kompleks
Struktur Umum
-
Klausa 1 + Konjungsi Koordinatif + Klausa 2 + Konjungsi Subordinatif + Klausa 3
Contoh
1. Ayah membaca koran dan ibu menyiapkan sarapan ketika matahari terbit.
2. Siswa itu belajar keras karena besok ujian, dan ia berharap mendapat nilai terbaik.
3. Ketika hujan turun, kami tetap bermain dan adik menonton dari teras.
Link Salindia https://drive.google.com/file/d/16mxgJJR6PbrKM6Dl_DADAQ_THuRedGPw/view?usp=sharing











