Hidrolisis Garam (Materi Kimia Kelas XI)

Pengertian-Hidrolisis-Garam

Purwo Rahadityo, S.Si

Kita mengenal garam ketika kita masuk dapur dan digunakan untuk memasak. Rasanya pun asin. Secara alamiah garam didapatkan dari hasil penguapan air laut. Namun secara kimia garam didapatkan dari reaksi antara asam dan basa yang mana reaksinya disebut dengan reaksi penetralan. Kita juga tahu bahwa asam dan basa memiliki 2 sifat yaitu kuat dan lemah. Kekuatan asam dan basa tersebut dapat mempengaruhi sifat garam. Secara kimia sifat garam adalah netral, namun kenyataan membuktikan bahwa tidak semua garam bersifat netral (ada yang bersifat asam ataupun basa). Hal ini bergantung dari kekuatan asam dan basa yang terlibat dalam reaksi.

Secara umum hidrolisis dibagi menjadi 3 yaitu :

1. Hidrolisis total / sempurna

2. Hidrolisis parsial / sebagian

3. Tidak terhidrolisis

Secara bahasa hidrolisis berarti reaksi dengan air artinya ketika garam tersebut bereaksi dengan air, maka akan menghasilkan suatu ion dari sisa asam maupun basa. Sifat garam yang muncul bergantung pada ion yang dihasilkan saat reaksi hidrolisis berlangsung. lalu bagaimanakah konsep hidrolisis yang sebenarnya ? Bagaimana kita mengetahui apakah garam bersifat asam, basa, maupun netral ? Untuk mengetahui lebuh jelas klik link di bawah ini :

http://infostudikimia.blogspot.com/2016/07/hidrolisis-garam-dalam-kehidupan.html

Author

Latest Post

Related Post