Mengharumkan nama sekolah: siswa SMP berhasil raih juara, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMP Ayatul Husna dalam ajang kompetisi seni tari yang diselenggarakan oleh Yayasan Wachid Hasyim Surabaya. Dengan dedikasi tinggi dan latihan keras yang konsisten, siswi berbakat dari SMP SHAFTA berhasil meraih juara 3 kategori tari tunggal, membuktikan bahwa talenta dan kerja keras selalu membuahkan hasil yang membanggakan.
Kompetisi tari tunggal yang diadakan oleh Yayasan Wahid Hasyim Surabaya dalam rangka memperingati harlah yang ke 59 tahun, merupakan salah satu ajang bergengsi yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah menengah pertama di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis menari, tetapi juga ekspresi, interpretasi musik, kostum, serta kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan melalui gerakan tari.
Baca Juga: Prestasi siswa lainnya
Siswa SMP Ayatul Husna yang berhasil meraih prestasi gemilang ini telah mempersiapkan diri dengan matang selama berbulan-bulan. Proses persiapan dimulai sejak pengumuman kompetisi, dengan latihan rutin yang dilakukan hampir setiap hari setelah pulang sekolah. Didampingi oleh guru dari sanggar tari tempat Ayatul Husna latihan tari, siswa ini dengan tekun mengasah setiap gerakan, memperhatikan detail ekspresi wajah, hingga menyempurnakan perpindahan gerak yang menjadi ciri khas tarian yang dibawakan.
Dalam kompetisi tersebut, siswa SMP Ayatul Husna membawakan tarian tradisional yang telah dimodifikasi dengan sentuhan kontemporer. Pemilihan tarian ini bukan tanpa alasan, karena merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia yang ingin tetap dilestarikan oleh generasi muda. Tarian yang dibawakan menggabungkan gerakan klasik dengan interpretasi modern, menciptakan perpaduan yang harmonis dan menarik perhatian.
Kostum yang dikenakan juga mendapat perhatian khusus. Dengan warna-warna cerah yang melambangkan keceriaan dan semangat muda, kostum tersebut dirancang sedemikian rupa untuk mendukung setiap gerakan tarian. Detail aksesoris tradisional yang dipadukan dengan elemen modern menambah nilai estetika penampilan secara keseluruhan.
Yang paling menarik dari penampilan siswa SMP Ayatul Husna adalah kemampuannya dalam mengekspresikan emosi melalui tarian. Setiap gerakan tidak hanya sekedar hafalan pola, tetapi benar-benar menjiwai setiap makna yang terkandung dalam tarian tersebut. Ekspresi wajah yang sesuai dengan alur cerita tarian, pandangan mata yang menghipnotis penonton, hingga senyuman di akhir penampilan, semuanya menunjukkan profesionalisme seorang penari muda yang berbakat.
Kategori tari tunggal dalam kompetisi yang diselenggarakan Yayasan Wahid Hasyim Surabaya ini diikuti oleh puluhan peserta pilihan dari berbagai sekolah. Setiap peserta datang dengan persiapan terbaik mereka, membawa berbagai jenis tarian mulai dari tari tradisional Jawa, Bali, Sumatera, hingga tarian kreasi modern. Tingkat persaingan yang sangat ketat membuat setiap detail penampilan menjadi penentu penilaian dewan juri.
Dewan juri yang terdiri dari para praktisi seni tari profesional, koreografer berpengalaman, dan akademisi di bidang seni budaya memberikan penilaian yang objektif berdasarkan beberapa kriteria. Aspek-aspek yang dinilai meliputi teknik gerakan tari, interpretasi musik dan irama, ekspresi dan penghayatan, kesesuaian kostum, koreografi, serta kemampuan berkomunikasi dengan penonton melalui gerakan.
Meskipun menghadapi pesaing-pesaing yang sangat tangguh, siswa SMP Ayatul Husna mampu tampil percaya diri dan memberikan penampilan terbaiknya. Tidak ada kesalahan teknis yang berarti selama penampilan, dan setiap transisi gerakan dilakukan dengan mulus dan penuh penghayatan. Hal inilah yang akhirnya membawa siswa berbakat ini meraih podium juara ketiga.
Prestasi gemilang ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan keluarga. Kepala SMP Ayatul Husna menyatakan kebanggaan yang luar biasa atas pencapaian siswanya. Sekolah selalu mendorong dan memfasilitasi siswa-siswinya untuk mengembangkan bakat dan minat di luar bidang akademik, termasuk dalam bidang seni dan budaya.
Orang tua siswa juga memberikan dukungan moral dan material yang sangat besar. Mereka tidak hanya merestui anaknya untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga aktif membantu dalam persiapan, mulai dari mencari referensi gerakan tari, membantu pembuatan kostum, hingga menemani latihan dan memberikan semangat di setiap sesi latihan.
Selamat untuk siswa SMP Ayatul Husna yang telah mengharumkan nama sekolah. Semoga prestasi ini menjadi awal dari prestasi-prestasi lainnya di masa depan. Kepada seluruh siswa Indonesia, teruslah bermimpi besar, bekerja keras, dan jangan pernah menyerah. Setiap usaha yang tulus pasti akan membuahkan hasil yang membanggakan.
SPMB SMP-SMA SHAFTA 2026/2027
Telepon: 0811-32-177-00











