Peranan Bakat Dalam Proses Belajar Siswa

Komponen layanan : Layanan Dasar

Bidang Layanan : Belajar

 

  1. Menemukan Diri Sendiri

Setiap anak memiliki bakat, minat, dan kemampuan yang berbeda – beda. Sebagai orang tua kita harus mengetahui apa bakat dan minat yang dimiliki anak kita. Kita pun tidak boleh memaksakan minat kita kepada anak – anak kita. Minat adalah kecenderungan untuk tertarik pada sesuatu hal sehingga biasanya membuat seseorang senang melakukan atau mengamatinya. Minat kadangkala berkembang menjadi hobi dan apabila sesuai dengan bakat yang dimiliki, kemudian ditunjang dengan penyaluran yang terlatih atau terdidik maka akan tercipta sebuah prestasi. Pengertian minat dan bakat seringkali terasa tidak berbeda, padahal sebenarnya ada perbedaannya. Perbedaannya yaitu bakat merupakan bawaan sejak lahir, sedangkan minat bisa dibentuk atau dimunculkan melalui suatu rangsangan atau stimulus. Misalnya :

  1. Menimbulkan minat dalam hal menjahit atau membuat kerajinan

Karena mahalnya ongkos menjahit, kita berpikir bisa menjahit baju sendiri maka muncullah dalam dirinya minat untuk mempelajari cara menjahit baju.

  1. Menimbulkan minat berwirausaha

Melihat tetangganya sukses dalam usahanya di rumah dengan membuat gerabah, Pak Hadi muncul niatnya untuk berwirausaha dengan membuat gerabah.

  1. Menimbulkan minat berolahraga

Karena disarankan dokter untuk mengurangi berat badan agar tidak sering sakit, ibu Heru jadi berminat untuk selalu olahraga.

 

Hal – hal di atas hanya sebagian kecil saja contoh untuk memperluas wawasan mengenai pengertian minat. Kita masih bisa mencari contoh – contoh lain sebanyak yang kita inginkan yangsering kita jumpai di lingkungan sekitar kita. Di mana akhirnya akan menjadi hobi, atau bahkan profesi. Pada dasarnya, minat bisa tumbuh atau muncul antara lain karena hal – hal berikut ini.

  1. Pengaruh lingkungan
  2. Kebiasaan hidup sehari – hari
  3. Munculnya hal – hal baru
  4. Mengharapkan sesuatu
  5. Perubahan status kehidupan

Bisakah minat dipaksakan untuk muncul ? jawabnya adalah bisa, yaitu meningkatkan motivasi dengan melihat kegunaannya. Minatpun bisa dihentikan yaitu apabila minat tersebut bersifat negatif, atau merusak antara lain dengan cara :

  1. Mengalihkan perhatian
  2. Meningkatkan aktivitas yang lain
  3. Menanamkan kedisiplinan
  4. Memperkuat iman dengan berdoa.

Dari uraian di atas, maka dapat diketahui bahwa mengenal minat sendiri adalah hal yang sangat penting terutama dalam rangka mempersiapkan diri dalam mengarungi kehidupan.

  1. Point – Point yang harus ada di dalam peta konsep peranan bakat dalam proses belajar :
  2. Pengertian bakat menurut para ahli ( minimal 5 tokoh )
  3. Faktor yang mempengaruhi bakat
  4. Faktor Internal
  5. Faktor Eksternal
  6. Usaha Pengembangan bakat
  7. Jenis – Jenis bakat
  8. Umum
  9. Khusus
  10. Ciri – Ciri bakat
  11. Refleksi

Refleksi berlanjut pada pembuatan peta konsep peranan bakat dalam proses belajar secara kelompok. Selanjutnya seluruh anggota kelompok mempresentasikan hasil dari project yang telah dikerjakan dan didiskusikan bersama anggota kelompoknya di depan kelas.

Author

Latest Post