Saat memasuki halaman Sekolah Islam Shafta ada pemandangan yang berbeda. Pemandangan tersebut berupa terpasangnya atap menutupi hampir dua pertiga halaman. Pembuatan atap merupakan pengembangan infrastruktur sebelumnya sebagai bentuk antisipasi hujan dan saat kegiatan sholat berjamaah. Di samping itu adanya pembuatan atap dapat mempermudah kegiatan seperti olah raga dan kegiatan sekolah lainnya.
Pengembangan infrastruktur terus dilakukan Yayasan Al Insanul Kamil sebagai wujud pentingnya kegiatan pembelajaran tidak harus di kelas namun bisa di halaman atau di panggung prestasi. Saat musim hujan maupun musim kemarau, halaman bisa dipakai untuk kegiatan pembelajaran, parenting, olahraga, paskibra, dan kegiatan ekstra lainnya. Pembuatan kanopi ini ternyata di musim hujan lebih terasa manfaatnya khususnya untuk sholat Duhur dan Asar.
Pengembangan kanopi ini merupakan bagian pengembangan pendidikan untuk menghemat waktu sholat Duhur yang selama ini selalu diadakan di Masjid Baitul Muttaqin. Dengan adanya kanopi ini lebih memaksimalkan waktu wudhu dan sholat berjamaah. Tidak ada alasan bagi siswa untuk tidak sholat berjamaah karena setiap kelas sudah ada bagian yang mengadakan operasi memantau siswa. Tentunya setiap kegiatan pendidikan diharapkan ada trend positif dan ada perubahan sikap maupun pola pikir lebih tanggap terhadap perubahan zaman khususnya memasuki revolusi pendidikan 4.0.







