PENENTUAN KONSTANTA KESETIMBANGAN (MATERI KIMIA KELAS XI)

tabung_reaksi

Oleh : Purwo Rahadityo

Konstanta kesetimbangan dari suatu reaksi kimia adalah nilai dari hasil bagi reaksinya pada kesetimbangan kimia, suatu keadaan yang didekati oleh sistem kimia dinamis setelah waktu yang cukup telah berlalu di mana komposisinya tidak memiliki kecenderungan terukur terhadap perubahan lebih lanjut. Pada reaksi kesetimbangan dengan suhu tertentu, perbandingan konsentrasi produk terhadap reaktan, dimana masing-masing konsentrasi ini telah cukup stabil, adalah konstan. Perbandingan tersebut disebut dengan tetapan kesetimbangan atau konstanta kesetimbangan.

Konstanta kesetimbangan dibagi menjadi :

  1. Berdasarkan Konsentrasi (Kc)

Contoh reaksi kesetimbangan :

  1. N2(g) + 3H2(g)               2NH3(g)

Maka untuk menuliskan rumus Kc adalah sebagai berikut :

Kc= [NH3 ]2/N2[H2]3

Jadi untuk menuliskan rumus Kc secara umum adalah Kc= [Produk]/[Reaktan]

Angka koefisien menjadi pangkat dari masing-masing zat

 

  1. 2NaCl (aq) + CaCO3 (s) è Na2CO3 (aq) + CaCl­2(aq)

Maka untuk menuliskan rumus Kc adalah sebagai berikut :

Kc= Na2CO3[CaCl2 ]/[NaCl]2

Dari rumus tersebut, senyawa CaCO3 tidak dimasukkan ke dalam rumus Kc dikarenakan wujudnya adalah padatan (solid). Jadi, untuk rumus penentuan Kc yang dapat masuk ke dalam rumus adalah senyawa/unsur dalam reaksi yang berwujud gas (g) dan larutan (aq).

 

  1. Berdasarkan Tekanan (Kp)

Dari reaksi nomor 1 bagian a dan b jika dituliskan rumus Kp adalah sebagai berikut :

  1. Kp= (P NH3 )2/(PN2 ) (P H2)3
  2. Untuk b nilai Kp =1 karena yang dapat masuk rumus Kp adalah senyawa/unsur dalam reaksi yang berwujud gas

 

Hubungan antara Kp dan Kc :

 

Kp = Kc (RT)dn

R = tetapan gas ideal (0,082 atm.L.mol-1.K-1)                  dn = jumlah mol produk – reaktan

      T = suhu sistem (K)

 

DAFTAR PUSTAKA

Goldberg David E; 2002; Kimia Untuk Pemula; Jakarta ; Erlangga

www.wikipedia.com