Kira-Kira Harus Sampai Mana Kita Menimba Ilmu?

Kira-Kira Harus Sampai Mana Kita Menimba Ilmu?

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, pasti Sobat SHAFTA sudah familiar bukan dengan peribahasa tersebut? Pandangan Islam sendiri pun menekankan umat muslim untuk menuntut ilmu serta pengetahuan, bahkan Islam menganggap bahwa menimba ilmu pengetahuan merupakan perjalanan seumur hidup. Islam memotivasi umat muslim untuk terus meraih wawasan akan pengetahuan seluas mungkin. Tapi, pasti Sobat SHAFTA pernah bertanya-tanya, kira-kira harus sampai mana ya kita menuntut ilmu? Yuk kita telusuri bersama untuk menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan pandangan Islam.

  1. Perintah untuk Menimba Ilmu

Islam mengajarkan bagi umat muslim bahwa menuntut ilmu merupakan sebuah kewajiban. Hal tersebut tercantum dengan jelas pada QS. Al-Mujadilah ayat 11 yang berbunyi;

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَـٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَـٰتٍۢ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ

 

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kalian diperintahkan untuk membangun majelis, maka lakukanlah. Allah akan memberikan kelapangan untuk kalian dengan karunia-Nya. Dan jika kalian diperintahkan untuk berdiri, maka berdirilah. Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan meninggikan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Allah Maha Teliti atas apapun yang dikerjakan.” (mengutip dari quran.com dan narasi.tv)

Selain dari Al-Quran, kewajiban untuk menimba ilmu bagi muslim juga disebutkan dalam salah satu hadis riwayat Ibnu Majah (Anas ra) yang berbunyi;

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Artinya:

“Menuntut ilmu itu wajib hukumnya atas setiap umat muslim.”

Dari kedua dalil yang tersaji di atas, sangat jelas bahwa setiap muslim berkewajiban untuk menimba ilmu dalam berbagai bidang maupun aspek, termasuk ilmu keagamaan, seni, dan keterampilan yang dapat menjadikan seorang muslim berkontribusi secara positif di masyarakat.

Baca Juga: Pentingnya Landasan Moral dalam Menuntut Ilmu
  1. Pembelajaran Seumur Hidup

Tidak terbatas waktu dan usia, begitulah ungkapan yang tepat mengenai pandangan islam terhadap menuntut ilmu. Siapapun, di manapun, dan kapanpun berhak untuk menimba pengetahuan. Kita bahkan dianjurkan untuk tidak henti-hentinya belajar terkait dengan banyak hal mulai dari kecil hingga tua nanti.

  1. Adanya Batasan

Dalam hal menuntut ilmu, Islam memang mendorong para umatnya untuk senantiasa mempelajari hal-hal yang dapat bermanfaat untuk sekitar. Namun, perlu diperhatikan pula bahwa dalam menimba ilmu serta pengetahuan kita juga harus tetap memperhatikan nilai-nilai yang ada pada ajaran Islam. Jangan sampai kita terlena sehingga mengesampingkan fakta bahwa ada beberapa hal yang seharusnya dijauhi dan dilarang demi kepentingan pribadi.

Jadi, seperti itulah penjelasan mengenai kira-kira sampai manakah kita harus menuntut ilmu menurut pandangan Islam. Sobat SHAFTA tetap semangat dalam melakukan ibadah yang tidak pernah lekang oleh waktu satu ini, ya. Selalu ingat untuk melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah menuju kebaikan.

Ingin jadi bagian dari lingkungan ramah anak? Mari bergabung dengan Sekolah Islam SHAFTA!

Author

Latest Post

Related Post