MATERI PJOK KELAS X SMA ISLAM SHAFTA
PERMAINAN BOLA TANGAN (HANDBALL)
Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kelas: X
PENGERTIAN PERMAINAN BOLA TANGAN
A. Pengertian Bola Tangan
Bola tangan adalah permainan olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan menggunakan tangan untuk memperoleh gol sebanyak-banyaknya.
Permainan bola tangan menggabungkan beberapa keterampilan gerak, seperti berlari, melempar, menangkap, menggiring bola, melompat, dan menembak ke arah gawang.
B. Sejarah Singkat Bola Tangan
Bola tangan modern berkembang di Eropa pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Olahraga ini kemudian berkembang menjadi olahraga internasional yang dipertandingkan dalam berbagai kejuaraan.
Organisasi internasional yang menaungi olahraga bola tangan adalah International Handball Federation (IHF).
C. Tujuan Permainan Bola Tangan
Tujuan permainan bola tangan adalah:
-
Mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.
-
Mencegah lawan mencetak gol.
-
Meningkatkan kebugaran jasmani.
-
Melatih keterampilan gerak dan koordinasi tubuh.
-
Melatih kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas.
D. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang digunakan dalam permainan bola tangan meliputi:
-
Bola tangan: bola yang dirancang agar mudah digenggam dan dilempar.
-
Lapangan: lapangan standar bola tangan indoor berukuran panjang 40 meter dan lebar 20 meter.
-
Gawang: berukuran lebar 3 meter dan tinggi 2 meter.
-
Perlengkapan pemain: kaus olahraga, celana pendek, kaus kaki, dan sepatu olahraga.
PERATURAN DASAR PERMAINAN BOLA TANGAN
A. Jumlah Pemain
Permainan bola tangan indoor dimainkan oleh dua tim. Setiap tim dapat menurunkan 7 pemain di lapangan, termasuk seorang penjaga gawang.
B. Durasi Pertandingan
Pertandingan standar untuk kategori usia 16 tahun ke atas berlangsung selama 2 × 30 menit, dengan waktu istirahat di antara kedua babak. Durasi dapat berbeda untuk kategori usia yang lebih muda atau pertandingan sekolah.
C. Peraturan Dasar
Berikut beberapa peraturan dasar permainan bola tangan:
-
Pemain boleh memegang bola maksimal 3 detik tanpa bergerak.
-
Pemain boleh melangkah maksimal 3 langkah tanpa menggiring bola.
-
Pemain dapat menggiring bola dengan memantulkannya ke lantai menggunakan satu tangan.
-
Pemain tidak boleh menggiring bola kembali setelah menghentikan dribel dan menguasai bola, kecuali bola telah menyentuh pemain lain atau gawang.
-
Pemain selain penjaga gawang pada dasarnya tidak diperbolehkan memasuki area gawang yang dibatasi garis 6 meter.
-
Gol dinyatakan sah apabila seluruh bagian bola melewati garis gawang.
-
Pemain dilarang mendorong, menarik, memukul, atau melakukan kontak fisik berbahaya terhadap lawan.
-
Pergantian pemain dapat dilakukan berulang kali melalui area pergantian sesuai peraturan.
-
Penjaga gawang bertugas menghalau bola agar tidak masuk ke gawang.
-
Pemain harus menghormati keputusan wasit dan menjunjung tinggi sportivitas.
D. Posisi dan Tugas Pemain
Dalam permainan bola tangan, terdapat beberapa posisi pemain, yaitu:
-
Penjaga gawang (Goalkeeper): bertugas menghalau tembakan lawan.
-
Sayap kiri (Left Wing): melakukan serangan dari sisi kiri lapangan.
-
Sayap kanan (Right Wing): melakukan serangan dari sisi kanan lapangan.
-
Bek kiri (Left Back): membantu serangan dan melakukan tembakan dari sisi kiri.
-
Bek kanan (Right Back): membantu serangan dan melakukan tembakan dari sisi kanan.
-
Tengah (Center Back): mengatur alur permainan dan membagikan bola kepada rekan satu tim.
-
Pivot (Line Player): membantu serangan dengan membuka ruang di dekat pertahanan lawan.
TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA TANGAN
A. Teknik Melempar Bola (Passing)
Melempar bola adalah teknik memberikan bola kepada teman satu tim untuk membangun serangan.
Jenis-jenis lemparan dalam bola tangan meliputi:
-
Lemparan atas: bola dilempar dari atas bahu.
-
Lemparan dada: bola dilempar dari depan dada.
-
Lemparan samping: bola dilempar dari samping tubuh.
-
Lemparan pantul: bola dipantulkan ke lantai menuju teman.
Cara melakukan lemparan atas:
-
Berdiri dengan posisi seimbang.
-
Pegang bola menggunakan satu tangan.
-
Tarik tangan ke belakang atas bahu.
-
Langkahkan kaki yang berlawanan dengan tangan pelempar.
-
Ayunkan tangan ke depan dan lepaskan bola ke arah teman.
B. Teknik Menangkap Bola (Catching)
Menangkap bola adalah teknik menerima operan dari teman satu tim agar bola dapat dikuasai dengan baik.
Cara melakukan teknik menangkap bola:
-
Pandangan tertuju pada bola.
-
Kedua tangan diarahkan ke bola.
-
Jari-jari dibuka dan siku sedikit ditekuk.
-
Tangkap bola menggunakan kedua tangan.
-
Tarik tangan sedikit ke arah tubuh untuk meredam kecepatan bola.
C. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Menggiring bola adalah teknik memantulkan bola ke lantai menggunakan satu tangan sambil bergerak.
Cara melakukan teknik menggiring bola:
-
Pantulkan bola menggunakan satu tangan.
-
Gunakan jari-jari dan pergelangan tangan untuk mengontrol bola.
-
Jaga bola tetap dalam jangkauan.
-
Arahkan pandangan ke depan untuk melihat situasi permainan.
-
Bergerak sesuai kebutuhan dan ruang yang tersedia.
Tujuan menggiring bola adalah melewati lawan, mencari ruang kosong, dan mendekati gawang lawan.
D. Teknik Menembak ke Gawang (Shooting)
Menembak adalah teknik melempar bola ke arah gawang lawan untuk mencetak gol.
Jenis-jenis tembakan meliputi:
-
Tembakan berdiri: dilakukan dari posisi berdiri tanpa melompat.
-
Tembakan melompat (jump shot): dilakukan dengan melompat sebelum melepaskan bola.
-
Tembakan jatuh: dilakukan dengan gerakan tubuh ke depan setelah melepaskan bola, sesuai situasi dan teknik yang benar.
Cara melakukan tembakan melompat:
-
Pegang bola dan arahkan pandangan ke gawang.
-
Lakukan awalan beberapa langkah.
-
Tolakkan satu kaki untuk melompat.
-
Ayunkan tangan dan lepaskan bola ke arah gawang.
-
Mendarat dengan seimbang dan aman.
E. Teknik Menjaga Gawang (Goalkeeping)
Menjaga gawang adalah teknik yang dilakukan penjaga gawang untuk menghalau tembakan lawan.
Cara melakukan teknik menjaga gawang:
-
Berdiri dengan kaki terbuka secukupnya.
-
Tekuk lutut sedikit dan jaga keseimbangan.
-
Fokus pada arah bola.
-
Gerakkan tangan, kaki, atau tubuh untuk menghalau bola.
-
Bersiap kembali setelah melakukan penyelamatan.
F. Teknik Gerak Tanpa Bola
Gerak tanpa bola adalah pergerakan pemain tanpa membawa bola untuk membantu serangan dan menciptakan peluang.
Contoh gerak tanpa bola:
-
Berlari mencari ruang kosong.
-
Berpindah posisi untuk membantu teman.
-
Melakukan gerak tipu untuk mengecoh lawan.
-
Membuka ruang agar teman dapat memberikan operan.
-
Bergerak menuju posisi yang memungkinkan untuk melakukan tembakan.


