Materi ini memberikan pemahaman bahwa dampak zina tidak hanya bersifat ukhrawi (akhirat), tetapi juga menghancurkan kehidupan di dunia secara nyata.
- Dampak Spiritual (Hilangnya Keberkahan)
Zina menyebabkan terputusnya hubungan batin yang bersih dengan Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا زَنَى الرَّجُلُ خَرَجَ مِنْهُ الإِيمَانُ كَانَ عَلَيْهِ كَالظُّلَّةِ
Artinya: “Jika seorang laki-laki berzina, maka iman keluar dari dirinya dan berada di atas kepalanya seperti naungan (payung).” (HR. Abu Dawud).
- Analisis: Zina merusak kesucian hati, membuat pelakunya merasa jauh dari rahmat Allah, dan menyebabkan hilangnya rasa malu (haya’), padahal malu adalah sebagian dari iman.
- Dampak Kesehatan dan Sosial
Secara medis dan sosiologis, pergaulan bebas membawa kerusakan sistemik:
- Penyakit Mematikan: Meningkatnya penyebaran HIV/AIDS, Sifilis, dan kanker serviks.
- Kerusakan Nasab: Anak yang lahir di luar nikah kehilangan hak nasab kepada ayahnya dan hak kewarisan secara syariat.
- Sanksi Sosial: Pelaku zina seringkali mendapat stigma negatif seumur hidup yang juga berdampak pada beban psikologis keluarga besar.
- Dampak di Akhirat
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Furqan ayat 68-69 bahwa pelaku zina akan mendapatkan azab yang berlipat ganda:
…وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا . يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا
Artinya: “…dan barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.”












